Home KASUS Ditafsirkan Berbau LGBT, Laksi Tuntut Iklan Tokopedia Dilarang

Ditafsirkan Berbau LGBT, Laksi Tuntut Iklan Tokopedia Dilarang

963
0

MARKOMINDONESIA – Iklan Tokopedia yang menjadikan BTS (Kpop Boyband) sebagai brand ambassadornya sepertinya berhasil menarik perhatian berbagai kalangan.

Salah satunya adalah Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (Laksi). Hanya saja bukannya tergoda oleh iklan yang ditampilkan, Laksi malah  mendesak Tokopedia untuk menarik Iklan Tokopedia yang menampilkan Boyband Korea tersebut.

Alasannya adalah iklan tersebut diduga mengarah kepada kampanye LGBT. Karena itu Laksi berharap Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dapat mencabut iklan dari Tokopedia tersebut.

Koordinator Aksi, Zoel Nasution didampingi Azmi Hidzaqi Ketua Umum Laksi dalam rilisnya, Kamis (08/01/2020) menyatakan:

“Diharapkan bangsa ini dapat terlindungi terhadap anak dan remaja yang rentan menduplikasi perilaku menyimpang LGBT. Karenanya, baik televisi maupun radio, tidak boleh memberikan ruang yang dapat menjadikan perilaku LGBT itu dianggap sebagai hal yang lumrah,” papar mereka berargumen.

Zoel berpendapat bahwa aturan dalam P3 & SPS itu sudah jelas, baik tentang penghormatan terhadap nilai dan norma kesusilaan dan kesopanan, ataupun tentang perlindungan anak dan remaja yang melarang adanya muatan yang mendorong anak dan remaja belajar tentang perilaku tidak pantas dan atau membenarkan perilaku tersebut. Selain itu, kami juga mengingatkan bahwa dalam Undang-undang Penyiaran juga menegaskan bagaimana tujuan penyelenggaraan penyiaran, yakni salah satunya untuk terbinanya watak dan jati diri bangsa yang beriman dan bertaqwa.

“Kami meminta kepada Tokopedia untuk membuat iklan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan budaya bangsa, kami meminta agar Tokopedia menggunakan hati nurani dalam membuat iklan agar turut serta menjaga budaya bangsa ini agar tidak mengarah kepada perilaku yang menyimpang dan kurang menghargai budaya bangsa sendiri,” desaknya.

Menurut Laksi, “KPI sebagaimana dilaporkan di situs resminya, memberikan imbauan kepada semua lembaga penyiaran untuk tidak memberikan ruang yang menampilkan praktik, perilaku dan promosi LGBT. Promosi yang dimaksud dapat dilihat dari aspek judul/tema, narasi, pembawa acara, keberimbangan narasumber dan durasi dalam menyampaikan pendapat dan kesimpulan yang memuat pesan bahwa LGBT sebagai hal yang lumrah dalam kehidupan.”

“Sesuai dengan fungsinya, KPI kembali mengingatkan kepada semua media agar tetap mematuhi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 (UU Penyiaran) bahwa semua media berfungsi membentuk watak dan jati diri bangsa yang beriman dan bertakwa,” tandasnya.

Laksi menuntut agar Tokopedia menarik seluruh iklan di media elektronik dan iklan di media luar ruangnya.  Pasalnya figur yang menjadi bintang iklannya mengarah kepada perilaku menyimpang dan mendorong kehidupan liberal dan mengarah kepada perilaku LGBT.

Bagi masyarakat muslim Indonesia kami juga mengecam iklan yang dibuat Tokopedia yang secara sengaja memberikan ruang kepada Boyband Korean BTS yang berpenampilan dan gaya hidupnya mengkampanyekan  LGBT.

“Kami keberatan dengan kampanye LGBT ala Tokopedia ini, cabut izin Tokopedia karena melakukan kampanye budaya asing yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila yang menjunjung tinggi adab,” tambahnya.

Semestinya menurut Zoel, Tokopedia tidak menampilkan artis Korea yang tidak sesuai dengan akar budaya bangsa Indonesia, kami akan mengkampanyekan boikot Tokopedia yang sudah secara terang terangan memberikan ruang kepada Boyband yang mengkampanyekan LGBT secara terang terangan, jelas ini akan merusak perilaku dan budaya bangsa kita.

“Kita tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya bangsa ini nanti kalau seandainya sikap dan gaya hidup dari LGBT tersebut berkembang biak di Negeri tercinta ini,” keluh Zoel prihatin.

Ternyata protes Laksi ini justru menjadi bahan ketawaan para Kpoper dan milenial di lini masa. Lucunya para Kpoper milenial ini tidak menolak bahwa iklan Tokopedia yang menampilkan BTS tersebut memang berbau LGBT. Hanya saja LGBT menurut mereka tersebut berbeda kepanjangan.

“Lelaki Ganteng  Banget Tshaayyy… LGBT banget emg!!! Ok garing :(((” tulis seorang Kpoper menunjukkan keprihatinannya atas protes tersebut. |WAW-MARKOM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here