Home EKONOMI KREATIF Gerak Cepat PayPal Tenangkan Content Creator dan Pekerja Lepas

Gerak Cepat PayPal Tenangkan Content Creator dan Pekerja Lepas

15
0
Ilustrasi content creator | pexels
Ilustrasi content creator | pexels

MARKOMINDONESIA – Tak bisa dipungkiri bahwa PayPal merupakan selama salah satu alat transaksi di dunia siber yang paling banyak dugunakan oleh para content creator dan para pekerja lepas (freelance) di Indonesia yang go internasional dan banyak menggaet klien dan pasar di luar negeri.

Polemik dan kehebohan segera meruak ketika tiba-tiba PayPal diblokir oleh Kominfo karena belum ternyata belum terdaftar sebagai PSE yang ditetapkan Kominfo.

Tentu saja pemblokiran ini meletupkan berbagai protes dari warganet yang disampaikan dalam berbagai platform media sosial terutama di twitter. Bagaimana tidak pemblokiran ini notabene akan sangat berpengaruh terhadap mata pencaharian para content creator dan pekerja lepas tersebut.

Untungnya kemelut tersebut tidak berjalan lama. Pihak PayPal bergerak cepat dan kooperatif. Segera PayPal mengonfirmasi bahwa mereka telah mendaftar ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) soal Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). PayPal juga menegaskan berkomitmen penuh mematuhi peraturan yang berlaku.

Akhirnya juru Bicara PayPal dalam rilis yang disampaikan menyatakan bahwa PayPal telah terdaftar sebagai PSE di Indonesia.

“PayPal berkomitmen penuh untuk mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di mana pun kami beroperasi. Saat ini kami telah terdaftar sebagai PSE di Indonesia, setelah berkorespondensi langsung dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia. Pengguna PayPal dapat mengirim, menerima, dan mengakses uang mereka seperti biasa,” tulis Juru Bicara PayPal dalam rilisnya.

Paypal | IST
Paypal | IST

Pernyataan ini sekaligus menjawab pernyataan dari Direktur Jenderal Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani, yang menyatakan bahwa Paypal tidak merespon komunikasi yang dilakukan pihak Kominfo sebelumnya.

“Kami terus berusaha untuk berkomunikasi dengan pengelola PayPal, karena sampai saat ini meskipun sudah dicoba untuk berkomunikasi dengan berbagai macam cara/jalur, Paypal sama sekali belum merespons,” jelas Semuel sebelumnya.

Terkait pemblokiran yang sempat dialami, pihak PayPal juga menyampaikan permohonan maaf mereka kepada pada penggunanya.

” Kami mohon maaf atas gangguan yang mungkin dialami para pengguna kami akhir pekan lalu,” demikian dituliskan Lance John Corporate Affairs, PayPal dalam rilisnya.

Dengan pernyataan pihak PayPal ini, sekarang para content creator dan pekerja lepas pasar global yang ada di Indonesia kembali bisa bernapas lega dan kembali berkarya dengan tenang. |WAW-MARKOM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here