Home Budaya Masjid Transparan dalam Proyek Seni “Surga Punya Banyak Pintu”, Usung Kekuatan Islam...

Masjid Transparan dalam Proyek Seni “Surga Punya Banyak Pintu”, Usung Kekuatan Islam dalam Kesederhanaan

373
0
Penampakan Masjid Transparan di Malam Hari/IST

MARKOMINDONESIA – Menyebut dirinya sebagai seniman multidisiplin, seorang warga Arab, Ajlan Gharem yang berprofesi sebagai guru matematika di sekolah umum Al Sahabah, Riyadh, telah menciptakan sebuah masjid transparan yang segera viral dan menjadi perbincangan warganet di social media.

Pembuatan masjid transparan yang terletak di Saudi Arabia itu sendiri sebenarnya merupakan bagian dari proyek seni yang digagas Ajlan dengan tajuk “Surga Punya Banyak Pintu (Paradise Has Many Gates)”.

Masjid ini tampil unik karena semua dinding serta atapnya benar-benar transparan sehingga memperlihatkan secara jelas apa saja dan aktivitas apa yang tengah dilakukan di dalam masjid tersebut.

Apalagi di tempatkan di tengah padang pasir yang luas, sehingga kehadiran masjid ini nampak unik dan lain daripada yang lain.

Adapun bahan yang dipakai untuk membangun masjid tersebut yaitu baja canai, plexiglass, aluminium dan lampu listrik. Uniknya lagi, kesemua bahan itu adalah bahan yang sama dengan yang digunakan untuk membendung masuknya pengungsi di Eropa serta di penjara militer Amerika Serikat, Teluk Guantanamo.

Menurut Ajlan yang merupakan sarjana matematika dari Universitas King Khalid yang selalu berupaya menerapkan ilmu analitiknya pada setiap karya seni yang ia ciptakan, Konsep Ajlan dalam membangun masjid transparan tersebut adalah mendesain rumah ibadah itu karena ibadah selalu dikaitkan dengan perdamaian. Ajlan berpendapat seni ini dapat dilihat dari berbagai perspektif, tergantung pada pemikiran Anda.

Masjid Transparan yang merupakan bagian dari proyek seni “Surga Punya Banyak Pintu”/IST

Melalui karya tersebut, Ajlan Gharem dianggap banyak kalangan telah berhasil memberikan pesan yang kuat mengenai Islam dengan cara yang sangat sederhana.

Masjid yang seolah terbuka dan telanjang di saat siang hari di padang pasir tersebut, tiba-tiba tampil semakin indah saat malam tiba. Ajlan membuat lampu-lampu pada kerangka masjid tersebut menyala dan membuat isi dalam masjid tetap bisa dilihat meski di tengah gelapnya malam.

Setelah beberapa lama dinikmati oleh penikmat seni di Arab, kemudian masjid transparan tersebut dibawa ke Taman Vanier Vancouver, British Columbia, Kanada. Masjid ini dipajang untuk dinikmati orang-orang di sana selama dua tahun dan panen pujian yang sama atas keindahan yang ditampilkannya. |WAW-The Islamic Information.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here